Jangan Sembarang Memilih Tanah Untuk Hunian

Seiring dengan berjalannya waktu, kebutuhan akan papan semakin meningkat, ini juga lantaran banyak keluarga baru yang membutuhkan tempat tinggal. Namun, membeli sebuah rumah baru bukanlah solusi yang tepat bagi keluarga yang baru saja menikah. Pasalnya faktor dana menjadi pertimbangan yang amat sangat penting. Terlebih lagi baru saja menghabiskan dana untuk persepsi pernikahan yang juga tidak murah.

rumah

Pada dasarnya memiliki sebuah hunian baru adalah hal yang sangat menyenangkan. Namun disisi lain, banyak keluarga yang masih kesulitan mengenai finansial untuk mewujudkan impian tersebut. Apabila kamu salah satunya, pastinya mengerti bagaimana sulitnya membagi pendapatan untuk memenuhi kebutuhan setiap harinya, apalagi untuk membeli hunian. Solusinya, kamu dapat menyewa hunian orang lain sementara waktu untuk menjadi tempat tinggal bersama keluarga tersayang. Tetapi, solusi lainnya kamu dapat membeli sebidang tanah untuk keperluan hunian kamu nantinya, dan juga dapat menjadi nilai investasi yang sangat menjanjikan.

Membeli sebidang tanah tidak bisa sembarangan, terdapat beberapa hal yang harus kamu perhatikan dan menjadi pertimbangan kamu sebelum nantinya menentukan tanah yang ingin dimiliki. Membangun sebuah rumah pun juga tergantung pada kondisi tanahnya. Supaya rumah benar-benar sesuai dengan harapan dan keinginan kita, dan tentunya tahan lama. Lalu pertanyaannya, bagaimana memilih sebidang tanah yang tepat untuk dijadikan lahan sebagai lokasi pembangunan rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

  • Sesuaikan Ukuran Tanah Dengan Kebutuhan

Ukuran Tanah

Tahap pertama, kamu harus terlebih dahulu menentukan seberapa besar ukuran tanah yang dibutuhkan. Jika kamu berencana untuk membangun rumah yang besar, tentunya ukuran tanah harus luas, begitu juga sebaliknya. Sebaiknya juga, ukuran tanah yang ingin dibeli, juga harus sudah mempertimbangkan tanah sebagai taman.

  • Lokasi Tanah

Ini merupakan hal yang sangat penting dalam memilih sebidang tanah, yakni pertimbangkan mengenai lokasinya. Pilihlah lokasi tanah yang berdekatan dengan berbagai sarana dan prasana umum. Sehingga nanti rumah kamu akan memiliki lokasi yang strategis. Selain itu, dengan letaknya yang menguntungkan, akan memiliki nilai investasi yang tinggi.

  • Tekstur dan Kondisi Tanah

Tekstur Tanah

Tak kalah penting dari dua tahap sebelumnya, tahap ketiga ini begitu penting. Lantaran jika tanah memiliki tekstur yang landai, nantinya akan mengalami longsor atau amblas (penurunan). Kondisi tanah juga harus menjadi hal penting. Ada baiknya, kamu mengajak seseorang yang ahli di bidang tanah, agar kamu mengetahui lebih jelas.

  • Legalitas Tanah

sertifikat

Jangan sampai tanah yang nantinya kamu beli merupakan tanah sengketa. Sehingga jika tanah tidak memiliki kejelasan siapa pemiliknya, lebih baik jangan dibeli. Lantaran jika nantinya kamu beli, dan kamu bangun rumah, maka rumah kamu akan mengalami permasalahan mengenai perizinan.

Tanah Dijual Di Pegangsaan Dua

Selesai kamu mengetahui bagaimana cara tepat dalam memilih tanah untuk lahan rumah kamu nantinya. Kamu dapat menjadikan penawaran tanah saya satu ini untuk pilihan kamu. Penawarannya yakni sebidang tanah dengan ukuran 4040 meter persegi, yang letaknya di Pegangsaan Dua, Jakarta Utara. Tanah ini memiliki legalitas yang jelas, yang kini sudah bersertifikat SHM, dan lain sebagainya. Persoalan harga, hanya dibanderol sebesar Rp 10 juta per meter perseginya.